Skip to Content

Arsip Santapan Rohani

Rabu, September 29 2010

Hosea 14

Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan. —Hosea 14:5

Yesaya 7–8 * Efesus 2

Bangsa Yehuda telah menyeleweng, dan Allah ingin agar Hosea menunjukkan kepada mereka betapa sikap itu menyakitkan bagi-Nya. Dalam pasal-pasal awal kitab Hosea, kita membaca kisah yang ganjil: Allah memerintahkan Hosea untuk menikahi seorang wanita sundal bernama Gomer. Digambarkan sebagai suami yang setia dari istri yang tidak setia, Hosea mengalami sakit hati sebagaimana yang dialami Allah ketika bangsa Yehuda menyeleweng secara rohani.

Saat menuliskan bagian akhir dari kitab ini, Hosea secara jelas menyatakan bahwa meskipun bangsa Yehuda menyebabkan Allah yang hidup sakit hati, Dia tetap menjanjikan pemulihan, pengampunan, dan kelimpahan, jika mereka bersedia kembali kepada-Nya: “Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan,” kata-Nya. “Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela. . . . Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum” (Hos. 14:5-8).

Hidup seseorang yang meninggalkan Allah sering ditandai dengan rasa bersalah dan ketidakpuasan. Orang percaya yang sungguh lahir baru, tetapi terjatuh dalam kehidupan berdosa, sebenarnya tahu bahwa penyelewengan rohaninya terhadap Allah itu membawa kehancuran.

Namun, seperti Allah yang penuh kasih karunia memberikan pengampunan dan hidup yang berbuah kepada Israel, saat ini pun Dia memberikan pemulihan bagi mereka yang sungguh-sungguh bertobat (1 Yoh. 1:9). Apakah Anda telah membuat pilihan-pilihan yang salah yang mengakibatkan Anda terjerumus? Kembalilah pada Allah. Bertobatlah dan jalinlah kembali persekutuan Anda dengan Tuhan hari ini. —HDF

Ketika kau memberontak dan berpaling Dari kebenaran yang sebenarnya kau pahami, Kembalilah kepada Allah—Dia ‘kan mengampuni, Pengampunan-Nya menunggumu. —Sper

Tak pernah terlambat untuk memulai suatu awal baru bersama Allah.